Suaraindo.com – Pemerintah Indonesia terus memastikan Perlindungan Terhadap Warak Negara Indonesia Yang Berada Di Iran Dan Israel, Di Tengah Meningkatnya Eskalasi Konflik Antara Kedua Negara Sejak 13 Juni 2025.
KEMENTERIAN LUAR NEGERI MELAPORKAN BAHWA HINGGA 16 JUNI 2025, TERDAPAT 386 Wni di Iran Yang Mayoritas Adalah Pelajar Dan Mahasiswa Yang Menetap Di Kota Qom. Seluruh wni di Iran Dalam Kondisi Aman, Tenjak Ada Yang Menjadi Korban Serangan Israel.
Direktur Perlindungan wni Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, Menegaskan Bahwa Komunikasi Intensif Gangan Para Wni Terus Dilakukan. Status Siaga Dua Sudah Ditetapkan Sejak Juli 2024 Dan Pemerintah Telah Menyapkan Rencana Evakuasi Jika Situasi Di Lapangan Semakin Memburuk.
Sementara Itu, 42 Wni Yang Sebelumnya Tertahan Di Israel Akiat Ditutupnya Bandara Ben Gurion Di Tel Aviv Telah Berhasil Dievakuasi Melalui Jalur Darat Menuju Yordania dergan Bantuan Kbri Amman. Para wni tersebut saat ini telah berada di Kota Amman Dan Tengah Menunggu Jadwal Penerbangan Ke Tanah Air.
Selain itu, dua wni peziARah di teheran Dan delapan wni jemaah haji di yordania yang terdampak penutupan Wilayah udara jeda dalam proses pemulangan. Pemerintah Mengimbau Seluruh dengan menunda Perjalanan Ke Kawasan Konflik, Meliputi Iran, Israel, Suriah, Lebanon, Dan Yaman.
DUita Besar Republik Islam Iran BUTUK INDONESIA, MOHAMMAD BOROUJERDI, TARUT MENYAMPAIKAN Komitmen Pemerintah Iran untuk Melindungi Wni. Dalam Pernyatayaa di Jakarta, Boroujerdi Menegaska Bahwa Iran Siap memfasilitasi proses evakuasi jika ada wni yang ingin meninggalkan tersebut.
Jalur Komunikasi Darurat Antara Kbri Teheran Dan Para Wni Jagi Terus Dibuka. Hotline KBRI +989024668889 SIAP Melayani Kebutuhan Informasi Dan Bantuan Bagi Wni Di Iran.
Saat ini, Situasi di Kawasan Masih Dinamis. Pada 16 Juni 2025, Iran Kembali Melancarkan Serangan Rudal Ke Beberapa Kota Di Israel, Termasuk Tel Aviv Dan Yerusalem. Sebelumnya, Serangan Israel Pada 13 Juni Ke Fasilitas Nuklir Iran Memicu Serangan Balasan, Yang Memperparah Ketankan Di Kawasan.
KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI MENEGASKAN BAHWA KESELAMATAN WNI TETAP MENJADI Prioritas Utama Pemerintah. Evakuasi Akan Segera Dilakukan Bila Eskalasi Konflik Menunjukkan Peningkatan Yang Tebahayakan Warga Negara Indonesia.
(tagstotranslate) berita utama